Rabu, 02 Desember 2015

Etika Profesi Mahasiswa dalam Melaksanakan Kerja Praktek dilingkungan Perusahaan


Etika berasal dari kata Yunani ‘ethos’ yang bermaksud khusus kepada ‘character’, ataupun perwatakan dan kepribadian. Manakala istilah etika di kalangan teknokrat merujuk kepada kajian-kajian mengenai isu-isu 'standard moral' yang melibatkan para teknokrat yang boleh membantu meningkatkan integriti profesyen mereka. Etika kerja dapat disimpulkan sebagai panduan tingkah laku yang diikuti oleh manusia yang mempunyai kaitan rapat dengan kehidupan, khususnya di kalangan yang meminggirkan agama di dalam kehidupan mereka. Tidak mengira negara, bangsa dan agama telah menekankan norma moral yang berlandaskan ketinggian akhlak mereka yang mengamalkannya. Hubungan etika kerja profesional dengan kehidupan manusia digunakan untuk mengawal tingkah laku ahli professional dalam bentuk menyuruh melakukannya dan meninggalkan perkara yang mendatangkan kesalahan sama ada di sisi undang-undang negara mahupun statusnya sebagai professional. Oleh itu, etika kerja professional merupakan satu landasan kepada masyarakat yang membolehkan teknokrat mengawal tingkahlakunya sendiri serta membolehkan masyarakat sosial mengawasi dan menilai setiap tindak tanduk mereka dari semasa ke semasa.
Etika kerja dan kode etik profesi pada intinya mengatur kewajiban dan tanggung jawab moral seseorang sebagai pekerja atau penyandang profesi tertentu. Dalam tinjauan etika, “tanggung jawab” dan “kewajiban” hanya masuk akal bila ada kebebasan. Itu berarti, etika kerja dan kode etik profesi hanya mungkin ada karena adanya kebebasan. Etika kerja Praktek mengatur mahasiswa bersikap, bertindak di dalam lingkungan dimana mahasiswa bekerja.  Hal ini menyangkut hubungan mahasiswa dengan atasan, sesama rekan kerja ataupun dengan bawahan maupun tamu perusahaan.
A.    PENGERTIAN KERJA PRAKTEK
Kerja Praktek merupakan kegiatan untuk memberi wawasan keilmuan mengenai penerapan pengetahuan yang bersifat teoritis pada dunia industri maupun bisnis serta memahami keterkaitan antara pengetahuan teoritis dengan dunia industri maupun bisnis. Kerja praktek merupakan sarana bagi para mahasiswa untuk merealisasikan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan adanya kerja praktek ini mahasiswa diharapkan dapat mempraktekkan atau menerapkan teori yang diperoleh dari perkuliahan di industri atau instansi terkait. Dengan demikian mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan secara teoritis tetapi juga mendapatkan bekal ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
B.     TUJUAN KERJA PRAKTEK
Kerja Praktek (KP) dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa memiliki kemampuan secara profesional untuk menyelesaikan masalah-masalah bidang informatika yang ada dalam dunia kerja, dengan bekal ilmu yang diperoleh selama masa kuliah.
C.    SASARAN KERJA PRAKTEK
Kerja Praktek diarahkan pada organisasi/instansi/perusahaan yang mendayagunakan komputer sebagai instrumen teknologi informasi, sehingga mahasiswa dapat mengamati prosedur kerja dan menganalisa permasalahan kemudian merancang sistem pemrograman dan aplikasi yang sesuai.
D.    KEWAJIBAN MAHASISWA DALAM KERJA PRAKTEK
Dalam kerja praktek, sebelumnya mahasiswa mempunyai kewajiban yang harus dilakukan nya. Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi mahsiswa sebelum mahasiswa tersebut memulai kerja praktek:
1)      melengkapi persyaratan administrasi akademik
2)      mengurus surat-surat perijinan Kerja Praktek
3)      mengikuti pembekalan di kampus
4)      melaksanakan orientasi dan observasi di institusi mitra
5)      melaksanakan kegiatan Kerja Praktek di institusi mitra
6)      mengumpulkan data
7)      menyusun laporan akhir
8)      mengikuti ujian pertanggungjawaban laporan akhir
9)      menanggung penggantian semua kerusakan/kehilangan alat dan bahan selama Kerja Praktek.

E.            ASPEK ETIKA KERJA

Aspek etika kerja terdiri dari beberapa hal, yaitu sebagai berikut:

1)             Interpersonal Skills

2)             Inisiatif

3)             Dapat diandalkan

F.            Masuk kerja
Pada saat mulai masuk bekerja, mahasiswa harus mampu menerapkan beberapa hal sebagai berikut demi menjaga etika nya sebagai seorang pekerja.
1)             Masuk kerja dengan waktu yang cukup.  Datang pada waktu yang tepat, agar pekerjaan dapat dimulai dengan segera.  Paling lambat Anda sudah harus tiba di kantor 10 menit sebelum jam mulai kerja.
2)             Buat perencanaan kerja yang baik sehingga efektifitas pekerjaan tinggi.
3)             Memperhatikan penampilan diri sebelum keluar rumah.
4)             Dengan ceria & dengan rasa hormat mengucapkan “Selamat Pagi”.
5)      Kebersihan dan kerapihan di tempat kerja

G.    Hari pertama bekerja
Orientasi dari Perusahaan: sejarah, visi & misi, struktur organisasi, lay out & area tempat kerja, peraturan & kebijakan perusahaan, tugas & tanggung jawab, terms & conditions, melengkapi formulir standard, tanda pengenal, dsb. Cari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan pekerjaan yang dilaksanakan, bukan data/informasi rahasia perusahaan. Jaga sopan santun dan jangan malu bertanya.
H.    Pulang kerja
1)      Terlebih dahulu membuat perencanaan kerja untuk keesokan harinya.
2)      Merapikan semua yang ada di atas meja.
3)      Persiapan menjelang pulang harus tenang, perhatikan dan taati close down procedure.
4)      Mengucapkan salam sebelum pulang.

I.       Hari Terakhir Bekerja (terkait dengan Kerja Praktek)
1)      Membuat check list pekerjaan/tanggung jawab.
2)      Menyelesaikan semua tanggung jawab.
3)      Melaporkan kepada Supervisor.
4)      Check list ulang seluruh pekerjaan/tanggung jawab.
5)      Berpamitan ke Supervisor, Manajer/Kepala Bagian
6)      Menjalankan proses clearance: password, kunci, uniform, dll.
7)      Memberikan laporan sesuai format yang diberikan perusahaan bilamana dipersyaratkan. Bilamana diminta Anda dapat memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun bagi perusahaan tempat Anda bekerja, hindari komentar yang mengarah ke pribadi seseorang.
Pada pelaksanaan kerja praktek mahasiswa harus mampu menjaga etika nya sebagai mahasiswa yang bekerja di tempat ia kerja praktek. Etika yang baik dapat tergambarkan dari bagaimana cara mahasiswa tersebut bersikap. Etika kerja dan kode etik profesi pada intinya mengatur kewajiban dan tanggung jawab moral seseorang sebagai pekerja atau penyandang profesi tertentu. Dalam tinjauan etika, “tanggung jawab” dan “kewajiban” hanya masuk akal bila ada kebebasan. Itu berarti, etika kerja dan kode etik profesi hanya mungkin ada karena adanya kebebasan. Etika kerja Praktek mengatur mahasiswa bersikap, bertindak di dalam lingkungan dimana mahasiswa bekerja.  Hal ini menyangkut hubungan mahasiswa dengan atasan, sesama rekan kerja ataupun dengan bawahan maupun tamu perusahaan.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...